Sidoarjo,pojokkasus.com—Pemkab Sidoarjo resmi melantik empat Pejabat (Pj) Kepala Desa di Kecamatan Tanggulangin, Senin malam (11/05/2026), di tengah tensi menjelang Pilkades Serentak 2026 yang dinilai rawan konflik sosial.
Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Tanggulangin itu menjadi sorotan publik karena dilakukan hanya beberapa hari setelah masa jabatan sejumlah kepala desa berakhir pada 9 Mei lalu.
Kata kunci Pilkades Tanggulangin langsung mencuat seiring peringatan keras camat soal pentingnya menjaga stabilitas desa.
Empat pejabat yang dilantik yakni Suryono sebagai Pj Kepala Desa Ketapang, Gatot Suryono sebagai Pj Kepala Desa Putat, Harun Yulistian sebagai Pj Kepala Desa Sentul, dan Rifai sebagai Pj Kepala Desa Ganggangpanjang.

Sebanyak 80 desa di Kabupaten Sidoarjo dijadwalkan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 24 Mei 2026.
Situasi ini membuat pemerintah kecamatan bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan demi menjaga pelayanan publik tetap berjalan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanggulangin Arie Prabowo, S.STP., M.PSDM., Kapolsek Tanggulangin KOMPOL Anggono Jaya, S.ST., Danramil KAPT Sudarsono, S.H., tokoh masyarakat, BPD, LPMD, RT/RW, hingga unsur KUA.
Dalam sambutannya, Camat Arie Prabowo menegaskan bahwa posisi penjabat kepala desa bukan sekadar formalitas administratif. Mereka diminta mampu menjaga keamanan desa di tengah potensi gesekan politik menjelang Pilkades Tanggulangin.
“Ayo biasakan aturan menjadi benar, jangan membiasakan sesuatu seolah menjadi kebenaran,” tegas Arie Prabowo di hadapan tamu undangan.
Pj Kades Diminta Redam Konflik Warga
Camat juga meminta seluruh Pj Kades aktif turun ke masyarakat dan membangun komunikasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, RT/RW, serta BPD.
SERIKAT ASLI VS OKNUM! Ini Bedanya, Jangan Sampai Tertipu!
Menurutnya, suasana politik desa yang mulai menghangat berpotensi memicu perpecahan jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, para pejabat baru diminta menjadi penengah apabila muncul persoalan di tengah warga.
“Bersinergi di tempat mereka bertugas agar tetap kondusif hingga pelaksanaan pelayanan administrasi di desa tetap berjalan baik,” ujarnya.
Pernyataan itu mempertegas bahwa Pilkades Tanggulangin bukan hanya soal pergantian pemimpin desa, tetapi juga ujian menjaga persatuan masyarakat.
Doa Bersama Tutup Pelantikan
Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Pelantikan empat Pj Kades ini diharapkan mampu menjaga stabilitas desa hingga pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 selesai.
Pemerintah kecamatan pun menegaskan komitmennya agar proses demokrasi berjalan damai tanpa memicu konflik di tengah masyarakat.







